Manchester City Akhiri Musim dengan Kemenangan Meyakinkan atas Fulham
Ikhtisar Pertandingan Fulham vs Manchester City:
Pada Minggu, 25 Mei 2025, Manchester City menutup musim Premier League 2024/25 dengan kemenangan penting 2-0 vs Fulham di Craven Cottage. Kemenangan ini memastikan mereka finis di posisi ketiga klasemen akhir, sekaligus mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan. Laga ini menjadi penutup musim yang penuh tantangan bagi City, sementara Fulham tetap bertahan di papan tengah meski harus menerima kekalahan di kandang sendiri.
Ilkay Gündogan membuka skor dengan tendangan salto indah pada babak pertama. Kemudian, Erling Haaland memastikan kemenangan lewat penalti di babak kedua. Meski City sudah tidak berpeluang mengejar gelar, mereka tampil solid dan mendominasi jalannya laga.
Momen Kunci dan Sorotan Fulham vs Manchester City:
Pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi sejak menit awal. City langsung mengambil inisiatif serangan dan mengurung pertahanan Fulham.
- Menit 20: Gündogan mencetak gol pembuka dengan tendangan salto yang menakjubkan. Gol tersebut lahir dari situasi bola mati yang dikonversi dengan cermat.
- Menit 71: Haaland sukses menggandakan keunggulan lewat eksekusi penalti. Penalti diberikan setelah Jérémy Doku dijatuhkan di kotak terlarang oleh bek Fulham.
Meski tertinggal, Fulham sempat memberi perlawanan. Salah satu peluang terbaik mereka datang melalui tembakan Carlos Vinícius, namun Ederson melakukan penyelamatan krusial.
Statistik Pertandingan Fulham vs Manchester City

Secara statistik, Manchester City unggul dalam hampir semua aspek.
- Penguasaan bola: Manchester City 65% – Fulham 35%
- Tembakan ke gawang: Manchester City 7 – Fulham 3
- Total tembakan: Manchester City 14 – Fulham 6
- Pelanggaran: Manchester City 10 – Fulham 12
- Kartu kuning: Manchester City 1 – Fulham 2
Dominasi City terutama terlihat dari penguasaan bola yang membuat Fulham kesulitan membangun serangan.
Performa Pemain
Ilkay Gündogan
Gelandang asal Jerman ini tampil luar biasa di laga terakhir musim. Gol pembukanya menjadi sorotan utama. Ia juga mengatur ritme permainan di lini tengah dengan penuh ketenangan.
Erling Haaland
Striker Norwegia itu kembali menunjukkan ketajamannya. Dengan gol penalti ke-22 musim ini, ia menjadi top skor Manchester City. Haaland terus membuktikan dirinya sebagai salah satu striker terbaik Eropa.
Ederson Moraes
Kiper asal Brasil ini tampil solid. Ia melakukan beberapa penyelamatan penting, termasuk menggagalkan peluang emas Fulham yang bisa mengubah jalannya pertandingan.
Kevin De Bruyne
Masuk di akhir laga, gelandang Belgia itu mendapat penghormatan luar biasa dari rekan satu tim dan fans. Penampilan ini kemungkinan menjadi laga terakhirnya di Premier League setelah 10 tahun membela City.
Analisis Taktis
Manchester City tampil dengan formasi andalan 4-3-3 yang menekankan penguasaan bola dan distribusi cepat. Fulham mencoba menekan melalui transisi cepat dan serangan balik, tetapi gagal menembus pertahanan rapat yang dikomandoi Rúben Dias dan Akanji.
Pergantian pemain yang dilakukan Guardiola terbukti efektif menjaga intensitas tim hingga akhir laga. Sementara itu, Fulham tampak kelelahan di 20 menit terakhir, kehilangan efektivitas di lini serang.
Dampak dan Prospek ke Depan
Kemenangan ini mengakhiri musim City dengan koleksi 71 poin—jumlah terendah sejak musim 2016/17. Meski begitu, mereka tetap mampu finis ketiga di bawah Arsenal dan Liverpool. Hal ini memberi sinyal perlunya pembenahan jelang musim 2025/26, terutama dalam hal konsistensi dan kedalaman skuad.
Di sisi lain, Fulham finis di posisi ke-13 dengan 45 poin. Sebuah capaian yang cukup solid mengingat keterbatasan skuad mereka. Marco Silva diperkirakan akan kembali memperkuat lini tengah dan belakang untuk menghadapi tantangan musim depan.
Manchester City kini akan berfokus pada bursa transfer musim panas. Guardiola juga harus mengambil keputusan penting terkait masa depan beberapa pemain senior, termasuk De Bruyne dan Gündogan, yang kabarnya akan pindah ke luar negeri.
